GOA, JEREWEH — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Desa Goa, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, berlangsung dengan antusiasme masyarakat yang tinggi. Marzukin Fahri, S.Sy. berhasil unggul dengan selisih 65 suara dari pesaing di posisi kedua, berdasarkan hasil penghitungan suara yang disampaikan.
Pelaksanaan Pilkades tahun ini juga menjadi sorotan karena penggunaan teknologi electronic voting (e-voting) yang menarik perhatian masyarakat. Partisipasi pemilih tercatat meningkat dibandingkan pelaksanaan Pilkada sebelumnya yang menggunakan e-voting, berdasarkan angka yang disampaikan untuk kedua pelaksanaan tersebut.
E-Voting Dorong Antusiasme Pemilih
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya, jumlah pemilih tercatat sebanyak 986 orang. Sementara itu, pada Pilkades Desa Goa tahun 2026 dengan penggunaan sistem e-voting, jumlah pemilih mencapai 1.257 orang.
Dengan demikian, terdapat peningkatan sebanyak 271 pemilih, atau sekitar 27,5 persen dibandingkan angka pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya.Perbandingan jumlah pemilih: 986 orang pada Pilkada sebelumnya dan 1.257 orang pada Pilkades Goa 2026.
Peningkatan tersebut menjadi gambaran besarnya keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi di tingkat desa. Penggunaan e-voting diharapkan dapat mendukung proses pemungutan suara yang lebih efektif, tertib, dan transparan, dengan tetap mengedepankan ketepatan penghitungan serta pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Marzukin Fahri Unggul 65 Suara
Hasil penghitungan suara menempatkan Marzukin Fahri, S.Sy. dengan keunggulan 65 suara atas pesaing terdekatnya. Hasil ini menjadi bagian penting dari perjalanan demokrasi Desa Goa dalam menentukan pemimpin untuk masa jabatan berikutnya.
Persaingan lima calon kepala desa sebelumnya telah mewarnai dinamika politik lokal dengan latar belakang dan gagasan yang beragam. Kini, perhatian masyarakat tertuju pada penyelesaian seluruh tahapan Pilkades, termasuk penetapan hasil sesuai mekanisme resmi.
Demokrasi Berakhir, Persatuan Harus Tetap Terjaga
Pilkades bukan hanya tentang kemenangan seorang kandidat, tetapi juga tentang kedewasaan masyarakat dalam menerima hasil demokrasi. Perbedaan pilihan hendaknya tidak menjadi penghalang untuk terus menjaga silaturahmi, keamanan, dan semangat gotong royong.
Tingginya antusiasme pemilih serta penggunaan e-voting menjadi catatan tersendiri bagi perkembangan demokrasi di Desa Goa. Harapannya, semangat partisipasi masyarakat ini dapat terus dipertahankan dan menjadi modal bersama untuk membangun desa yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.